Kamis, 14 Agustus 2008

Ayoo Latihaaaan !!!!

Assalamu’alaikum

Apa kabar semua? Semoga sehat ya. Kali ini Awan mencoba berbagi tips-tips cantik kepada rekan-rekan semua. Tentu saja dalam ber-nasyid donk. Proses, dalam melakukan sesuatu itu selalu ada proses sebelum menuju kesuksesan. Dalam segala hal itu ada proses, Allah SWT pun telah menunjukkannya kepada kita melalui penciptaan langit dan bumi beserta isinya dalam waktu 3 hari. Dalam bernasyid pun ada proses yang terjadi di dalamnya sebelum sebuah tim nasyid itu dapat tampil dengan baik. Salah satu proses tersebut adalah ‘LATIHAN’. Latihan disini adalah berlatih dalam membentuk kebersamaan dan perpaduan dalam sebuah tim nasyid. Dalam latihan ini juga ada prosesnya agar latihan yang dilaksanakan tidak sia-sia dan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Latihan dalam bernasyid sendiri ada beberapa bagian diantaranya; persiapan latihan, tehnik vocal, olah mic (tehnik menggunakan microphone), tehnik performance, tehnik koreografi (gerak) dan penguasaan panggung. Dalam tulisan kali ini, akan Awan jabarkan bagaimana memulai sebuah latihan yang baik dan benar, yang diharapkan juga bisa membawa manfaat dan insyaallah mendapatkan ridho dari Allah SWT. Amiin

  1. Yang pertama dan utama adalah datang tepat waktu. Menjaga disiplin sangatlah penting.

  2. Sebelum memulai latihan alangkah lebih baik setiap anggota ber-wudhu terlebih dahulu.

  3. Kemudian dibuka oleh salah satu anggota dengan membaca basmalah bersama-sama.

  4. Kemudian membaca ayat suci Al-Qur’an beserta artinya agar dapat lebih mudah dipahami. Hal ini dimaksudkan karena belum tentu semua anggota paham bahasa arab dan tahu artinya.

  5. Alangkah lebih baik jika ada yang memberikan taujih/ceramah. Hal ini bertujuan untuk menambah pengetahuan anggota tentang Islam.

  6. Setelah taujih, bisa dimulai dengan sharing terlebih dahulu untuk melatih keterbukaan dan kebersamaan. Hal ini penting, agar ketika dimulai latihan pemahaman seluruh anggota menjadi satu.

  7. Memulai latihan.

Demikianlah proses sebelum memulai latihan dalam bernasyid, setidaknya dasar yang insyaAllah Awan lakukan. Ada yang perlu diingat dalam proses latihan.

  1. Dalam proses latihan, tentu tidak dapat dihindarkan adanya canda tawa yang terjadi, ingatlah agar tidak terlalu berlebih-lebihan. Karena sikap berlebih-lebihan itu dibenci oleh Allah SWT.

  2. Bersikap serius tapi santai, agar tidak terlalu menganggap remeh setiap latihan yang dilakukan.

  3. Niatkan latihan karena Allah SWT, bukan karena paksaan atau apapun agar semangat yang ditampilkan lebih membara.

  4. Disiplin waktu.

  5. Bersikap rendah hati agar ketika salah dan dikritik oleh rekan se-tim, tidak langsung emosi atau panas.

  6. Ketika sudah memasuki proses latihan, usahakan agar lebih berkonsentrasi pada latihan yang dilakukan, supaya tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.

Demikianlah tips-tips yang bisa Awan berikan, semoga dapat membantu latihan tim teman-teman semua. InsyaAllah tulisan selanjutnya akan membahas proses latihan yang lainnya. Amiiin. Wassalamu’alaikum

Make A Team

Assalamu’alaikum

Ketemu lagi dengan Awan nih. Ini tulisan sesuai dengan janji Awan untuk menuliskan tips-tips untuk membentuk sebuah tim nasyid. Sebelum membuat sebuah tim, sebelumnya Anda harus tahu dan paham dulu, tentang tim nasyid sendiri. Jadiiiiii, he-he senangnya becanda mulu. Jadi, nasyid itu adalah sebuah kesenian yang dalam penampilannya, apa yang dibawakan, dan lirik yang ditampilkan itu berisi dengan tema-tema kebaikan, membawa para pendengar untuk tidak melupakan dan selalu mengingat Allah dan Rasul-Nya. Yang jelas apa yang dibawakan itu berisi kebaikan dan cara membawakannya pun penuh dengan kesopanan dan sikap yang ramah. Nasyid sendiri ada dua tipe, acapella, haroki dan musik. Nah tinggal teman-teman aja mau pilih yang mana, pokoknya sesuai dengan tipe tim yang akan teman buat, mungkin sesuai dengan visi dan misinya. Sebuah tim tidak harus beranggotakan 5-7 orang, kalau acapella ya mungkin harus terdiri dari banyak orang, tapi kalau musik bisa 1 atau 2 orang saja.

Nih bagi yang acapella akan banyak tantangan yang harus ditempuh. Tim nasyid itu bukan cuma 1 orang saja yang penting, misal vokal, bass, instrumen dan choir, tapi semuanya berkaitan. Kalian tidak bisa sendiri-sendiri dan merasa diri kalian adalah sebgai yang terpenting. Coba deh bayangin, jika vokal aja tanpa bass, instrument dan choir, tentu hasilnya tidak menarik. Demikian juga sebaliknya, apalagi jika cuman bass doank, atau instrument dan choir doank, wah ndak kebayang deh anehnya. Tapi semua disini memerankan peran yang sangat penting untuk menjaga performancenya. Jika semua beres, tapi choir ndak kompak, akan terasa sumbang banget deh. Yang lebih parah nih, kalau nada yang diambil oleh vokal tidak pas dengan yang lain, lho akan merasa sangat pahit deh tu lidah. He-he. Jadi ya susah-susah gampang sih, asal dinikmati dan serius dalam proses latihan akan tampak deh hsailnya. Ya sebelum itu, pasti aka nada pengalaman-pengalaman seru dan menarik untuk diambil benang merahnya. Contoh nih, percaya nggak percaya, dalam 5-6 kali Awan tampil hamper semua personil membuat kesalahan di masing-masing tempat. Kadang yang salah vokalnya, ya salah nada, nadanya kagak nyampek, dan sampai lupa sama liriknya, duh-duh malu rasanya. Bass yang lupa juga, instrument yang salah nada dan choir 1 -2 yang nggak nyambung n nggak kompak. Semua ini pernah Awan rasakan, sampai kebawa mimpi lho, he-he.

Apa yang terjadi selama prose situ, bukan hanya melatih mental dan kesiapan kalian. Akan tetapi juga akan membentuk jiwa dan sikap tim itu sendiri. Bagaiamana kalian bersikap ketika di panggung, bagaimana perilaku kalian setelah turun dari panggung dan bagaimana solusi yang akan kalian ambil itu akan di tanggung seluruh anggota bukan 1 orang saja. Satu hal lagi yang penting, bagaiamana sikap yang harus diambil oleh seorang ketua tim. Jadi dalam itu harus ada leadernya juga dan bukan harus vokal bisa bergantian kok. Di Awan dulu ketuanya (mas’ulnya) Hendro dia posisinya Bass, setelah itu diganti dengan Mas Pras yang posisinya di choir 2/3. Disinilah sikap seorang ketua sangat diperlukan, jadi tugasnya ya susah-susah gampang. Lama kelamaan setelah sekian lama mengalami penderitaan, akhirnya semau itu sudah terlewati, tapi bukan berarti perjuangan telah berakhir. Sekarang tiba saatnya bagi sebuah tim untuk meng-ekxplore semua kemampuannya. Disini akan terbentuklah sebuah tim akan jadi apa bentuknya. Ni tergantung dari sifat tim dan aliran yang diambil nantinya.

Oh ya nih sebelum kelupaan. Dalam tim nasyid itu, ada orang lain juga di luar tim yang juga sama pentingnya, yaitu manajer dan pelatih. 2 orang yang sering kali terlupakan dan terpinggirkan (maaf ya nuat manajer dan pelatih Awan). Tahu kan tugasnya? Ya manajer untuk mempublikasikan tentang tim kalian dan pelatih yang melatih teknik vokal dan aransmen lagu kalian. Ingat ya, jangan kalian melupakan jasa dan pengorbanan dari manajer dan pelatih. Oleh karena itu, jika mereka menginginkan agar kalian tampil ALL OUT, kalian harus berupaya untuk ALL OUT. Begitu caranya menghargai jerih payah mereka. Disini Awan tidak perlu menuliskan apa-apa saja yang telah mereka korbankan untuk kami, tapi yang jelas sangat-sangat berat pengorbanan mereka. Di saat kita mungkin bisa senang-senang berbagi cerita setelah tampil, mereka masih sibuk memikirkan apa lagi yang harus dibenahi, dikembangkan dan kemana lagi agar kalian mendapatkan kesempatan lagi untuk tampil. Pokoknya …. Pokoknya…

Itu dulu ya. Ntar akan Awan tuliskan lagi tips dan trik lainnya. Ok jadi sering-sering ya buka blog Awan dan sebarkan ke yang lain ok. Wassalam